The Dreamer


counters

Rabu, 19 Agustus 2015

Diam itu pilihan yang hebat


          Introvert pernahkah anda mendengar kata tersebut ,,, ???  iya kata tersebut merupakan sebutan lain untuk orang yang pendiam.  Introvert atau pendiam merupakan suatu karakter pribadi  yang bersifat  individu, dan biasanya lebih tertutup, gak banyak bicara, dan biasanya lebih suka menjadi pendengar yang baik  dalam suatu perkumpulan. Itu menurut informasi yang saya dapat dari mbah google.

 Tapi menurut saya  tidak semua orang yang memiliki sifat introvert  seperti itu,  ada  orang yang introvert namun ia juga suka berkumpul dengan teman atau orang yang dianggapnya sejalan dan memahami dirinya, orang  yang introvert biasanya hanya mau berkumpul dan bercerita banyak kepada orang yang dianggapnya cocok  dengan dia, seorang introvert tidak memilih dalam berteman, tapi dia hanya memilih orang yang tepat untuk diajak nya berbicara, untuk sharing, atau  bercerita. Itu sihhh dari apa yang saya alami ajaa ,,,,

Menurut saya introvert atau pendiam itu istimewa lohh, biasanya orang yang pendiam hanya mau bicara seperlunya dan pada tempat yang tepat, tidak banyak ngomel, dan seorang pemikir yang keras, selain itu biasanya orang pendiam itu lebih memilih diam saat ada masalah dan berbagi saat ia bahagia. Seorang pendiam seolah memiliki dua  jiwa dalam satu raga nya, seorang pendiam lebih banyak mendengarkan disaat yang lain berbicara, dan banyak berfikir disaat ada masalah, dalam artian orang yang pendiam sangat jarang untuk  membicarakan masalah atau apa yang dialaminya, dia memilih untuk memikirkan jalan keluar ddara apa masalah tersebut.

Yang pasti banyak dampak positif dari seorang yang pendiam, orang yang pendiam biasanya banyak disukai orang karena ia tidak mau ikut campur dalam maslah atau  hidup orang, dia banyak membantu, bukan banyak ngomong, dan banyak lohh orang yang sakit hati karena perkataan kita, jadi lebih baik diam daa, jangan banyak omong, ngomong la secukupnya, dan pada tempat dan waktu yang tepat.

Bagi saya diam itu pilihan, karena saya lebih memilih banyak diam dibanding harus banyak ngomong. Lagian kan udah dijelasin dalam agama sesungguhnya diam itu lebih baik, kita diam bukan berarti kita bodoh, cepu, atau apalah itu. Kalau saya sihh diam itu hebat karena disaat orang membicarakan banyak tentang orang lain, tentang kekurangan orang, kita lebih banyak memikirkan kekurangan kita,  bagi saya diam itu orang yang tidak sombong , selalu memikirkan dan membicarakan kekurangan nya, dan banyak intropeksi diri, bukan intropeksi diri orang lain.

Lebih hebat lagi kalau orang introvert yang bisa menonjolkan kekurangannya, dan tidak suka menonjolkan kelebihannya, seorang pendiam lebih memilih menonjolkan kelebihan dengan cara nya sendiri. Masalah usaha & kerja keras seorang pendiam biasanya lebih memilih untuk tidak mengeluh kepada banyak orang namun ia akan membagi hasil dari kerja keras nya kepada banyak orang.

Walupun orang  pendiam  itu terlihat cuek namun ia penuh kasih sayang dan setia jika sudah jatuh cinta, orang pendiam biasanya lebih sulit untuk move on, karena walaupun jarang menujukan perhatiannya tapi dia sangat sayang kepada orang-orang disekitarnya. Selain itu orang pendiam itu misterius, sulit ditebak, istimewa, unik, dan super,. intinya lebih baik diam daa dari pada mulut kita jadi bahan sumpahan orang ...

Tapi itu semua kembali ke dirinya masing-masing, toh setiap manusia itu mempunyai cara dan kepribadian yang beragam. Untuk pendiam bagi saya sihh pilihan, saya lebih memilih bersifat introvert pada orang yang saya rasa tidak cocok dengan sifat saya, tidak mengerti dengan diri saya, banyak lohh yang kenal sama kita tapi belum tentu kenal dan mengerti sifat kita, bahkan terkadang keluarga kita sendiri belum tentu mengerti kita seperti apa.  
“silence is a very pleasant choice” 

Selasa, 18 Agustus 2015


CERITA RAKYAT
PARANG BATUAH DESA TANJUNG BARU BURAI OGAN ILIR
MATA KULIAH BAHASA INDONESIA
DOSEN PENGAJAR  : Dra. Yana Mahdiana  MM



Disusun Oleh    :
Muhammad Yunus
01 14 035

STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG
TAHUN 2015


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
                 Negara Indonesia adalah Negara yang beranekaragam kebudayaaan, suku bangsa, dan adat istiadatnya. Dari keanekaragaman ini pula banyak bermunculan cerita-cerita rakyat yang berasal dari wilayahnya masing-masing, hampir setiap tempat atau wilayah di Indonesia mempunyai legenda atau cerita rakyat yang berasal dari kisah-kisah masyarakatnya sendiri pada zaman dahulu.

                 Cerita rakyat adalah cerita yang hidup dan berkembang dikalangan masyarakat yang menceritakan suatu kejadian ataupun kehidupan dalam masyarakat itu sendiri. Pada zaman sekarang cerita rakyat seakan tergerus oleh perkembangan dunia, banyak dari kita seolah tidak ingin tau ataupun mengetahui cerita rakyat daerah kita sendiri, terkadang cerita yang masih meninggalkan bekas atau benda sejarahnya saja kita tidak ingin tau bagaimana asal usul, kejadian, dan cerita sejarahnya. Hal inilah yang mendorong saya untuk membuat karya tulis ini dengan harapan agar kita semua dapat mengtauhi dan menambah wawasan kita mengenai cerita rakyat yang akan saya bahas di tulisan ini dan juga daerahnya.

                 Kali ini saya akan mengangkat sebuah cerita yang berasal dari masyarakat di  salah satu kabupaten di Sumsel, juga salah satu kabupaten yang  dekat dan berbatasan langsung dengan kota Palembang.                                                                                                                                     

                 Ogan Ilir merupakan salah satu kabupaten yang terletak di sumatera selatan, di kecamatan tanjung batu ogan ilir terdapat sebuah cerita masyarakat yang berasal dari sebuah parang besar yang disebut  parang batuah oleh masayarakat sekitar. 

1.2   Rumusan Masalah
         
1.    Apa itu  parang batuah ?
2.    Siapa yang membuat parang batuah ?
3.    Mengapa parang itu bisa dibuat ?
4.    Bagaimana proses dibuatnya parang tersebut ?


1.3  Tujuan

1.    Mengetahui cerita rakyat dari masyarakat tanjung batu ogan ilir
2.    Mengetahui pengetauhan masyarakat mengenai cerita rakyat dari wilayah mereka sendiri.
3.    Mengetahui cerita sejarah dari parang batuah


                                                                          
                                                                           1
BAB II

2.1  Parang Batuah

                 Parang batuah adalah sebuah senjata sejenis parang yang dibuat oleh seorang pandai besi yang berasal dari pulau jawa yang bernama Puyang Sampurayo. Parang ini dibuat untuk memenuhi perintah dari raja Usang Gobang yang iri hati terhadap kesaktian yang dimiliki oleh Puyang Sampurayo.
                
                 Cerita rakyat parang batuah ini berasal dari desa Tanjung Baru Burai, kecamatan indralaya utara, ogan ilir.

2.2 Sejarah Parang Batuah

            Alkisah, pada masa dahulu, di wilayah sekitar Tanjung Batu banyak perampok. Rakyat merasa tidak nyaman dengan ulah para perampok yang kian merajalela, baik siang maupun malam, baik di perairan sungai maupun di daratan. Sampai kemudian datang seorang pandai besi yang konon berasal dari tanah Jawa. Orang yang kemudian dikenal dengan nama Puyang Sampurayo ini ternyata memiliki ilmu kanuragan yang tinggi di samping memiliki keahlian membuat alat-alat pertanian, khususnya senjata tajam (parang/golok).

Menyaksikan keganasan para perampok yang sering mengganggu penduduk itu membuat Puyang Sampurayo geram. Dengan dibantu beberapa penduduk ia pun mencoba melawan para perampok yang datang ke kampung. Sampai akhirnya tak satu pun perampok yang lolos dari cengkramannya. Para perampok yang menyadari kekeliruannya dan menyerah dimaafkan dan bahkan ada yang tinggal di desa tersebut. Sementara mereka yang terus melawan terpaksa juga dilawan dengan kekerasan.

Lama kelamaan para begundal yang tersisa pun ketakutan setelah mendengar  banyak teman-teman seprofesinya yang ditangkap maupun yang mati di tangan Puyang Sampurayo. Akhirnya mereka pun ada yang menyerahkan diri secara baik-baik dan ada pula yang justru menjauh menghindari desa sekitar itu.

Kabar tentang kegagahberanian Puyang Sampurayo cepat menyebar ke mana-mana. Bahkan sampai pula ke telinga penguasa di daerah itu, yaitu Raja Usang Gobang. Usang Gobang merasa iri mendengar kabar kesaktian Puyang Sampurayo. Terlebih rakyat pun sangat banyak yang simpatik terhadap budi baik Puyang dari tanah Jawa itu. Karena di samping ia memiliki ilmu beladiri yang hebat, Puyang juga dikenal sebagai orang yang rendah diri dan suka menolong. 

Di sisi lain, sebenarnya rakyat sendiri banyak yang kurang simpatik dengan Raja Usang Gobang. Sebab ia dikenal rakyat sebagai raja yang sombong dan congkak. Bahkan sering berlaku sewenang-wenang terhadap rakyat.


                                                                          2

                                                                                                                                    3


Karena sikap rakyat yang banyak simpatik terhadap Puyang Sampurayo inilah Raja Usang Gobang merasa cemburu dan iri. Ia tidak rela diperlakukan seperti itu oleh rakyatnya. Maka ia pun memutuskan utntuk membuat suatu perhitungan terhadap Puyang Sampurayo. Dibuatnya rencana khusus untuk menjebak atau melenyapkan Sang Puyang.

Suatu hari Raja Usang Gobang memerintahkan beberapa orang pasukannya pergi ke rumah Puyang Sampurayo. Ia akan memerintahkan Puyang membuat sebuah parang bertuah yang diperkirakan tidak akan mampu dibuat oleh Mpu pandai besi itu.
 “Sampaikan kepada Puyang Sampurayo bahwa aku minta dibuatkan sebuah parang sakti dalam satu minggu ini. Beritahukan sama dia, bahwa sebagai bukti kesaktian parang itu, parang itu tidak akan mampu diangkat oleh tujuh orang yang berilmu tinggi sekalipun, selain olehku.” perintah Usang Gobang dengan nada tinggi. Ia yakin, Puyang Sampurayo tidak akan mampu memenuhi permintaannya itu. “Baik, Paduka Raja. Apa ada perintah lain, Paduka?” Tanya seorang prajurit yang hendak diutus. “Kalau dia tidak sanggup, maka kepalanyalah yang akan menjadi taruhannya! Ingat, hanya satu minggu!” tandas Usang Gobang.

Prajurit yang diutus itu pun bergegas undur diri setelah memberi hormat. Ia dan beberapa kawannya langsung menuju ke rumah Puyang Sampurayo. Saat itu, kebetulah Sang Puyang berada di rumahnya. Ia tengah membuat beberapa parang bersama beberapa anak buahnya. Di desa tersebut, parang buatan Puyang sudah sangat dikenal baik mutunya .

Setelah dipersilakan masuk ke dalam rumah oleh Puyang Sampurayo, prajurit itu pun menyampaikan maksud kedatangannya seperti halnya yang diperintahkan Raja Usang Gobang. “Maaf Puyang, kami hanya menyampaikan perintah!” ucap seorang prajurit setelah ia menyampaikan pesan rajanya. “Aku maklum dengan kalian. Tapi rasanya, permintaan Raja Usang Gobang itu berat sekali. Sedangkan untuk membuat parang biasa saja kami memerlukan waktu beberapa hari.” ucap Puyang Sampurayo mencoba tenang. Tetapi walau bagaimanapun, ia tidak bisa menolak permintaan Raja Usang Gobang. Sebab alternatifnya, kepalanyalah yang akan jadi taruhan! “Sampaikan pada Paduka, aku akan berusaha semampuku.” lanjut Puyang kemudian.

Setelah mendengar keputusan Puyang Sampurayo, para prajurit itu pun kembali ke istana. Mereka akan mengabarkan kepada rajanya apa-apa yang telah disampaikan pandai besi yang dikenal sakti itu. “Puyang Sampurayo menyanggupinya, Paduka, meski kelihatannya beliau sangat berat hati.” lapor seorang prajurit. “Bagus. Kalau begitu, kita tunggu saja dalam seminggu ini. Pas pada hari ketujuh aku akan datang mengambilnya, atau pandai besi itu disuruh menyerahkan kepalanya!” Raja usang Gobang tersenyum puas. Ia yakin, Puyang Sampurayo tidak akan berhasil membuat parang sakti seperti yang dikehendakinya.



                                                                                                                                    4


Sementara itu, di rumahnya, Puyang Sampurayo berpikir keras untuk memenuhi permintaan Raja Usang Gobang. Ia merasa tidak mengerti dan sangat bingung untuk memenuhi permintaan Usang Gobang yang dirasakan aneh dan mengada-ada itu.
Sebagai orang yang sudah sarat dengan pengalaman, Puyang Sampurayo bermenung sejenak sambil memohon pada Allah SWT agar diberi petunjuk. Akhirnya, setelah lama berpikir, ia mendapat akal untuk membuat sebuah parang yang berat dan besar. Parang itu akan dibuatnya dari besi seberat dua pikul (dua kuintal).

Mulai hari itu juga, dibantu beberapa anak buahnya, Puyang Sampurayo segera mencairkan segala besi yang ada. Pesanan dari penduduk pun terpaksa ia hentikan.
Kabar permintaan Usang Gobang terhadap Puyang segera tersiar ke seluruh masyarakat. Mereka banyak yang prihatin, namun tidak bisa membantu secara langsung. Mereka hanya bisa berdoa agar Sang Puyang dapat memenuhi permintaan dari raja mereka yang dikenal congkak itu.

Setiap hari, siang dan malam, Puyang Sampurayo terus bekerja untuk membuat parang tersebut. Tidak lupa ia pun berdoa kepada Sang Maha Pencipta agar parang itu pun diberi tuah. Hingga pada akhirnya sampailah hari ketujuh seperti yang dijanjikan. Usang Gobang, yang tentu saja bersama para prajuritnya, akan datang mengambil parang itu atau kepalanyalah yang akan dipenggal Sang Raja.

Sepanjang jalan, Usang Gobang selalu tersenyum dan tertawa penuh kemenangan. Ia mengira Puyang Sampurayo tidak bisa melaksanakan perintahnya untuk membuat sebuah parang sakti yang tidak bisa diangkat oleh tujuh orang prajurit. Ia sengaja datang pagi-pagi untuk membuat kejutan. Atau setidaknya, ia meyakini bahwa pagi itu parang yang dipesan pasti belum jadi.

Setelah tiba di rumah Puyang Sampurayo, Raja Usang Gobang tercengang melihat parang panjang dan besar yang sudah disiapkan, terpasang melintang pada beberapa cagak kayu. Ia melihat parang itu sudah jadi dan tampak sempurna.

“Maaf Paduka Raja, sebenarnya parang ini belum sempurna benar. Hamba baru selesai menyepuhnya sehingga parang ini masih sangat panas.” ucap Puyang Sampurayo. Raja Usang Gobang tidak menyahut. Ia langsung memerintahkan kepada tujuh anak buahnya untuk mengangkat parang tersebut sebagai uji coba. Namun ternyata ketujuh anak buahnya tak mampu mengangkat parang sakti yang berat dan sangat panas itu. Tangan dan pundak mereka melepuh. Mereka menjerit kesakitan.

Darah Usang Gobang mendesir. Ternyata dugaannya meleset jauh. Hatinya mengumpat dan mencaci maki Puyang Sampurayo. Meski ia sangat marah namun ia mencoba menahannya. Dengan kesombongannya ia menyuruh anak buahnya menyingkir.  Usang Gobang mendekat untuk mengangkat parang tersebut. “Enyahlah kalian! Mengangkat parang seperti ini saja kalian tidak mampu!” hardik Usang Gobang.


                                                                                                                                    5


Sebenanrnya Usang Gobang pun sangat menyadari bahwa parang tersebut berat dan panas. Ia mulai ragu, jangan-jangan ilmu yang dimilikinya pun tidak akan mampu untuk mengangkat parang tersebut. Tetapi karena rasa gengsinya dan amarahnya sudah meluap, ia tetap maju untuk mengangkat parang tersebut.

Begitu sudah di dekat parang, Usang Gobang membaca beberapa mantra. Lalu kedua tangannya menyentuh parang itu untuk diangkat. Ia tersenyum sejenak karena mantranya dianggap ampuh. Namun sesaat kemudian bibirnya mulai meringis, matanya mulai merah dan berair. Demikian juga keringat di keningnya mulai berjatuhan. Ia sungguh tak menyangka bahwa parang tersebut memang demikian panas dan berat. Namun ia tetap memaksakan diri. Kedua tangannya mulai melepuh dan terbakar. Ia terus mencoba menyangga dengan pundaknya. Pundaknya itu pun melepuh dan terbakar. Namun Raja yang sombong itu tampaknya tidak mau menyerah. Ia merasa malu kalau harus menyerah begitu saja. Akhirnya Raja Usang Gobang mati dengan tubuhnya yang hangus, terbakar oleh hawa panas parang bertuah buatan Puyang sampurayo.

Sampai sekarang kuburan Puyang Sampurayo masih ada di Desa Tanjung Baru Burai, Kecamatan Indralaya Utara. Kuburan tersebut dikeramatkan warga sekitarnya. Sampai sekarang pula, di wilayah tersebut masyarakat Tanjung Batu banyak yang menjadi pandai besi.
  
                                                                                                                        6

BAB III
KESIMPULAN

                            Berdasarkan cerita di atas dapat disimpulkan bahwa kita harus memiliki
 Sifat  yang rendah hati dan bijaksana seperti Puyang Sampurayo Karena dengan kita memiliki sifat seperti itu kita dapat di sukai banyak orang dan juga dapat membuat orang-orang baik dengan  kita. Sebaliknya  jika kita memiliki sifat yang congkak dan iri kepada orang lain. Maka kita akan dijauhi oleh orang-orang yang ada di sekeliling kita dan dibenci banyak orang. Maka dari itu marilah kita tanamkan sifat rendah hati dan bijaksana kepada diri kita sendiri agar orang-orang pun dapat mencontohkan sifat yang demikian kita tanamkan di dalam diri kita.

                            Dari simpulan diatas dapat dilihat bahwa pentingnya kita mengetahui cerita rakyat karna didalam nya terdapat budaya, prilaku baik, serta hal positif yang dapat kita ambil dari alur cerita tersebut.
                                                                           
                                                                                                                                                      7




DAFTAR PUSTAKA



                                                                             Yunus, Muhammad

Rabu, 03 Juni 2015

Sayangi Penerus Bangsa Ini dengan tidak mengenal NARKOBA



          sejak pertama kali mengenal puisi gu uda suka baca dulu waktu SD, sampai tingkat SMA masih suka ni ikut-ikut lomba baca puisi di sekolah. puisi kali ini saya buat untuk megungkapkan perasaan saya mengenai kasus yang sedang marak terjadi, kasus yang sangat memprihatinkan, mengapa saya sebut memprihatinkan,,, yaaa karna ini merupakan kasus yang membuat hancur nya  sebuah negara, sasaran utama yang membuat prihatin kasus ini adalah telah banyak penerus bangsa, bahkan kader-kader bangsa terjerumus dalam kasus ini.

          Puisi ini saya buat dengan bertujuan semoga  dapat menyadarkan kita semua tentang bahaya narkoba sehingga dapat membuat kita untuk sama-sama membasmi  barang haram ini dari Negeri tercinta ini.

BAHAYA NARKOBA
Oleh : Myu


NaRKOBA … !!!
       Suatu masalah yang tidak asing lagi di telinga kita…
          Suatu masalah yang dapat merusak nilai dan moral kehidupan bangsa..
          Suatu masalah yang dapat merugikan dan menghancurkan Negara…
Bahkan Kehidupan Manusia …

Telah banyak yang dirugikan akibat penyalahgunaan Narkoba .
Telah banyak Tunas Bangsa hanur akibat penyalahgunaan Narkoba.
Sungguh Menyedihkan  !!!
Di Saat Bangsa ini telah Merdeka …
Di man para Pahlawan telah banyak berjuang untuk kemerdekaan Negara…
Tapi sekarang …  banyak masyarakat kita menghancurkan  negara ini dengan       Narkoba ..

         Narkoba adalah Musuh Negara !!!
        Dan Musuh KITA SEMUA !!!
Kita Sebagai penerus Bangsa ,,,
Kita sebagai  tunas-tunas Bangsa ,,,
Mari ,, Mari kita bersikan Negara Ini dari penyalahgunaan narkoba .
        Mari kita Perangi …
        Mari Kita Basmi …
        Sampai ke Akar-akar nya …
Mari Kita jadikan Indonesia Bangsa yang Sehat,cerdas,berahklak mulia,maju & jaya..

Perangi Dan Hancurkan Narkoba…
Bersama Kita BIsa ….


Senin, 25 Mei 2015

Makalah Brand Aura Produk PT SOSRO dengan PT COCA COLA



A.     Pendahuluan
Di zaman modern seperti ini, sudah bayak perusahaan-perusahaan minuman herbal yang sudah membuat bermacam-macam produk yang bisa di konsumsi oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan tersebut tidak luput dari yang namanya dunia persaingan, dimana perusahaan-perusahaan yang memproduksi minuman herbal siap saji  sudah banyak mengeluarkan berbagai macam variasi seperti bentuk kemasan, cita rasa, pengembangan produk, dan lain sebagainya. Namun di zaman seperti sekarang ini terkadang banyak orang yang lebih menyukai minuman yang lebih trend dan lebih modern, seperti minuman produk dengan brand tertentu yang lebih trend, minuman berkarbonat yang lebih familiar contohnya coca-cola, pepsi, sprite, dan produk brand terkenal lainnya. Masyarakat menganggap minuman-minuman yang berbau herbal dan pribumi merupakan minuman yang kuno dan ketinggalan zaman. Walaupun sebenarnya manfaat dan pengaruh minuman-minuman produk berkarbonat tersebut lebih tidak bagus untuk kesehatan.
                          Gambar 1 : Minuman yang berkarbonat

                
                  Sumber Gambar : https://www.google.co.id/foto+produk+coca+cola
                    The Coca Cola Company  merupakan salah satu perusahaan air minum berkarbonat yang sudah tersebar di 200 Negara di dunia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai  macam variasi produk seperti Coca Cola, sprite, fanta, pepsi, isotonic, dan  lain sebagainya. Di Indonesia produk perusahaan ini sudah familiar dimata masyarakat karena perusahaan ini merupakan pelopor minuman berkabonasi. Minuman  yang telah ada sejak tahun 1886 pertama kali di buat oleh seorang apoterker Atlanta, yang  terinspirasi oleh rasa ingin tahu yang sederhana. Ia mengaduk caramel cair dan mencoba  mengkombinasikan nya dengan air berkarbonasi lalu dicobakannya pada pelanggan apotiknya dan banyak yang menyukainya, minuman baru ini kemudian ia  meletakkannya di Apotik nya dan menjualnya 5 sen per gelas. Minuman ini kemudian diberi nama Coca Cola oleh Frank Robinson yang merupakan pegawai bagian pembukuan di apotik tersebut.   
                        Dari sekian banyak perusahaan-perusahaan minuman di Indonesia, terdapat satu perusahaan yang merupakan perusahaan yang memproduksi minuman khas Indonesia.  Perusahaan ini juga suatu perusahaan asli Indonesia,  perusahaan dengan nama PT Sosro ini  sudah lama berdiri dan sudah banyak memproduksi produk nya ke seluruh Indonesia dengan berbagai macam variasi nya, baik dari segi rasa maupun kemasannya, varian ini bertujuan untuk  lebih menarik perhatian konsumen. PT Sosro merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai varian minuman yang berbahan dasar teh asli Indonesia.
                                                 Gambar 2 : Teh botol sosro

                
                       Sumber Gambar : https://www.google.co.id/ q=foto+produk+PT+Sosro
                             Kedua produk ini merupakan minuman yang sama familiar nya di mata masyarakat Indonesia, The Coca Cola Company sebagai perusahaan minuman yang berasal dari Atalanta, Georgia, Amerika Serikat dan PT Sosro sebagai perusahaan besar asli Indonesia. Persaingan keduanya dan bagaimana perkembangan keduanya di Indonesia akan dibahas dalam penulisan ini.


B.   The Coca Cola di Indonesia                              
Lebih dari 80 tahun yang lalu, Coca-Cola diproduksi untuk pertama kalinya di Indonesia pada tahun 1932. Sejak saat itu, The Coca-Cola Company telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan Negara, baik sebagai penyedia lapangan kerja, investor, ataupun sebagai anggota masyarakat yang peduli.  Kami bangga akan jejak kami di Indonesia dan sangat optimis dengan masa depan negara,serta industri dan bisnis kami” .( Muhtar Kent, CEO The Coca-Cola Company ).  Hal inilah yang mendorong The Coca Cola Company untuk terus memberikan komitmen jangka panjang kepada Indonesia.
Di tahun 2014, The Coca-Cola Company di Indonesia mempekerjakan lebih dari 12,000 karyawan di 10 pabrik pembotolan dan  lebih dari 85 pusat distribusi di seluruh negeri. The Coca-Cola Company terdiri dari Coca-Cola Amatil Indonesia, mitra pembotolan utama dan bisnis investasi Australia terbesar di Indonesia, yang beroperasi sejak tahun 1992. Area CCAI meliputi sebagian besar daerah di Indonesia kecuali Sulawesi Utara, yang  dioperasikan oleh Bangun Wenang Beverage Company (BWBC), perusahaan pembotolan lokal yang dimiliki oleh keluarga Tenoch. The Coca-Cola Company juga terdiri dari Coca-Cola Indonesia, kantor layanan lokal Coca-Cola yang bertanggung jawab atas pemasaran merek dagang The Coca Cola Company di Indonesia, dan juga Commercial Product Supply, pembuat sirup dan bahan baku produk The Coca-Cola Company untuk Indonesia dan negara-negara lain di wilayah sekitar.
Filosofi ‘sustanability’ (keberlanjutan) telah melekat pada The Coca Cola Company di Indonesia, dan keyakinan bahwa perusahaan tersebut bergantung pada masyarakat yang kuat untuk memiliki bisnis yang kuat. Komitmen seperti ini bukanlah sekedar sejarah komitmen ini tetap hadir di masa sekarang dan di masa depan. Selama 2 tahun terakhir, The Coca-Cola Company telah menginvestasikan lebih dari USD 300 juta di ibukota. Managing Director CCAI, Alison Watkins menyatakan bahwa "tanda kepercayaan kami terhadap Indonesia adalah minat kami untuk meningkatkan investasi di sana sebanyak hampir setengah miliar dolar selama 3-4 tahun berikutnya". Muhtar Kent, CEO The Coca-Cola Company pun menyatakan." bahwa "Indonesia merupakan pasar penting bagi perusahaan kami dalam perjalanan menujutahun 2020”.
Selain itu Inovasi adalah salah satu kunci keberhasilan yang menjadikan Coca-Cola Indonesia semakin besar, dikenal luas, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Melalui riset dan pengembangan (Research & Development), Coca-Cola terus berinovasi untuk menciptakan produk, kemasan, strategi pemasaran, serta perlengkapan penjualan baru yang lebih berkualitas, kreatif, serta mempunyai ciri khas tersendiri.
Dengan memahami kebutuhan dan perilaku konsumen, serta potensi kekayaan alam Indonesia, Coca-Cola berinovasi dengan menciptakan produk-produk baru yang menjadikan produk minuman cepat saji Coca-Cola mempunyai rasa dan pilihan yang beragam. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih spesifik, pada tahun 2002 Coca-Cola meluncurkan AQUARIUS, minuman isotonik yang diperuntukkan bagi mereka yang aktif dan gemar berolahraga. Pada tahun yang sama, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea, teh dalam kemasan botol dengan aroma bunga melati yang khas. Pada tahun 2003, Fanta menghadirkan campuran dua rasa buah, orange dan mango, yang disebut “Fanta Oranggo”, setelah pada tahun sebelumnya sukses meluncurkan Fanta Nanas. Pada tahun ini pula, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Sunfill – produk minuman Sirup dan Serbuk instan rasa buah. Dengan inovasi, Coca-Cola yakin bahwa produk-produk yang ditawarkan akan mampu memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. Selain berinovasi pada produk-produk baru, Coca-Cola juga mencoba mengembangkan desain kemasan minuman, serta meningkatkan kualitasnya.
             Gambar 3 : Produk The Coca Cola Company 

        Sumber Gambar : https://www.google.co.id/foto+produk+coca+cola
C.   Sistem Informasi Manajemen Coca Cola
 Pengembangan pendekatan Manajemen Sistem Informasi (Information System /IS) yang terarah pada organisasi di Perusahaan Coca Cola, merupakan bentuk pengaruh evolusi teknologi terhadap dunia usaha. Peran penting sistem informasi terhadap kinerja bisnis perusahaan, pengembangan sumber daya manusia dan nilai tambah lainnya, terutama bagi pemegang saham, membutuhkan tim yang berdedikasi tinggi dan profesional dalam bidang manajemen sistem informasi. Tantangan akan muncul sesuai dengan kebutuhan. Setiap tantangan harus ditangani sesuai prioritas guna menjamin kepuasan terhadap jasa layanan pelanggan dalam skala yang luas.
Perusahaan coca cola menggunakan sistem terintegrasi yang menghubungkan seluruh aspek bisnis. Terlepas dari fokus dari aktivitas baik berupa supply chain, financial, atau yang berhubungan langsung dengan kegiatan penjualan. Manfaat dari sistem komunitas ini akan dirasakan oleh seluruh komunitas bisnis coca cola. Salah satu manfaat terpenting dari investasi CCBI (Coca Cola Bottling Indonesia) pada teknologi sistem informasi selama lima tahun terakhir adalah dengan meningkatkan kemampuan karyawan di seluruh level organisasi perusahaan coca cola. Masa depan akan menjelang teknologi akan terus berkembang dan menciptakan peluang baru untuk peningkatan produktifitas sumber daya manusia.
Kemampuan karyawan perusahaan coca cola untuk menggunakan informasi akan terus meningkat, kualitas akan infrastruktur publik akan meningkat dan pelanggan coca cola akan membangkitkan kebutuhan akan layanan baru seiring dengan kemajuan teknologi. Semua ini akan sangat membutuhkan dukungan dari semua tim yang rofesional dalam struktur organisasi coca cola.
Departmen Informasi Sistem akan melanjutkan kemitraannya dengan pimpinan dari setiap lini bisnis internal,serta ikut membantu proses evolusi guna meningkatkan kualitas investasi sistem informasi di perusahaan coca cola, dan pada akhirnya untuk meningkatkan layanan terhadap pelanggan.
D.   Perkembangan PT Sosro
Seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan, maka sejak Tanggal 27 November 2004, PT Sinar Sosro  dan  PT Gunung Slamat bernaung dibawah perusahaan induk (holding company) yakni PT Anggada Putra  Rekso Mulia     (GrupRekso) yang berkantor Pusat di :  Berdiri pada tahun 1974, PT Sinar  Sosro merupakan perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di dunia. Dasar atau Filosofi  PT. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :
Ø  Peduli terhadap KUALITAS
Ø  Peduli terhadap KEAMANAN
Ø  Peduli terhadap KESEHATAN
Ø  Serta RAMAH LINGKUNGAN
Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah. Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta.
Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.
Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.
Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya. Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.                                    Pengembangan bisnis minuman teh selanjutnya dilakukan oleh dua perusahaan yaitu  PT. Sinar Sosro, perusahan yang memproduksi Teh Siap Minum Dalam Kemasan. Produk-produknya adalah Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Joy Tea Green Sosro, TEBS, Happy Jus, dan Air Minum Prim-A. PT. Gunung Slamat, perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. Produk-produknya adalah Teh Celup Sosro, Teh Cap Botol, Teh Poci, Teh Terompet, Teh Sadel, Teh Sepatu dan Teh Berko, PT. Gunuug Slamat mendapatkan penghargaan sebagai Top Brand Award 2008 untuk kategori Teh Celup.
                                                 Gambar 4 : Produk PT Sosro
                

                        Sumber Gambar : https://www.google.co.id/ q=foto+produk+PT+Sosro
E.   aStrategi bersaing produk PT Sosro
Pricing Strategi, sosro menerapkan Demand Oriented Pricing Method atau metode penetapan harga yang berorientasi pada permintaan, dimana sosro tidak membebankan harga yang terlalu tinggi untuk sebuah produk minuman pelepas dahaga, akan tetapi dengan harga yang ekonomis. Dengan harga tersebut, volume permintaan konsumen akan besar, sehingga dengan margin yang kecil dikalikan dengan banyaknya volume penjualan yang mereka terima, maka keuntungan secara keseluruhan akan besar.
                              Selling Teh Botol Sosro didistribusikan ke pelosok – pelosok daerah. Konsumen menjadi tidak sulit membeli teh botol sosro karena mudah di cari dan harganya terjangkau. Deferensiasi : Produk Teh Botol Sosro berbeda dari yang lain karena teh ini di kemas dalam botol dan rasa khas tehnya sangat kuat. Ditambah lagi dengan aroma buah-buahan dan melati.
Positioning Strategy.  Positioning yang dilakukan oleh Sosro juga didukung oleh marketing mix yang baik. Hal ini ditunjukan dari integrasi yang baik dari komponen-komponen 4P. Contoh adalah bahwa pengembangan produk berasal dari strategi promosi, hubungan antara penentuan harga (price) dengan saluran distribusi (place), dll.
Distribution Strategy.  Distribusi (penempatan) adalah bagian dari bauran pemasaran yang mempertimbangkan cara menyampaikan produk-produk dari produsen ke konsumen. Perusahaan harus membuat keputusan mengenai saluran (channel) yang akan digunakan dalam mendistribusikan produk-produk mereka. PT Sinar Sosro merupakan salah satu contoh perusahaan terbaik yang sukses mengolah minuman ringan (soft drink) teh, salah satu produk yang dihasilkan adalah teh dalam kemasan botol dengan merek Teh Botol Sosro. Sukses pemasaran produk dan besarnya keuntungan yang diraih perusahaan tidak terlepas dari strategi distribusi yang jitu dalam menjangkau pasar. Strategi penjualan yang dilakukan Sosro adalah dengan mengembangkan saluran distribusi secara luas dan terus menerus. Mengutamakan availability dan kualitas produk sehingga berbuah pada kesetiaan pelanggan.
Pricing Strategy. Pertama kali mengenalkan teh siap minum dalam kemasan botol, Sosro memiliki target pasar yang jelas, dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan. Pada waktu itu, strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parkir pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Pada waktu pengenalan produk, Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia.
Promotion Strategy Kesuksesesan sosro dalam merebut hati konsumen Indonesia sesungguhnya dilihat dari aspek pemasaran cukup unik. Sosro,dalam beberapa hal, telah mengabaikan hukum-hukum umum yang terdapat di ilmu pemasaran. Misalnya saja mengenai perlunya riset pasar sebelum meluncurkan produk. Konon kabarnya sebelum sosro hadir, ada sebuah perusahaan asing yang ingin mengeluarkan produk teh dalam botol sepert i yang dilakukan sosro saat ini. Kala itu sang perusahaan menyewa jasa sebuah biro riset pemasaran untuk menguji kelayakan dan prospek produk tersebut di Indonesia. Setelah meneliti dan mengamati kebiasaan minum teh di masyarakat sang biro pun menyimpulkan bahwa produk ini tidak memiliki prospek bagus untuk dipasarkan di Indonesia. Biro itu beralasan bahwa budaya minum teh pada bangsa Indonesia umumnya dilakukan pagi hari dalam cangkir dan disajikan hangat sehingga kehadiran teh dalam kemasan botol justru akan dianggap sebuah keanehan.